Langsung ke konten utama

Karena Tuhan Memilki Cara yang Berbeda


Setiap orang pasti akan pernah mengalami patah hati. Apalagi orang yang sering berharap pada manusia. Tidak ada salahnya memang kita patah hati. Itu hal fitrah yang akan kita alami sebagai manusia. Tidak ada yang sia-sia apabila kita memaknai dari patah hati itu sendiri. Patah hati akan mengubah hujan menjadi pelangi apabila kita melihat dari sisi yang berwarna. Patah hati juga bisa menjadi petir apabila kita melihat dari sisi abu-abu. Tinggal bagaimana kita memilihnya. Aku pernah patah hati. Awalnya sangat sakit. Apalagi kita patah hati dengan orang yang tidak peduli dengan hati dan perasaan kita. 

Yang ada kita hancur dan seakan-akan percuma kita melakukan aktivitas sehari-hari. Itu juga aku alami. Aku mengalami ini. Dunia begitu kejam saat itu. Seakan-akan aku mendapatkan petir di tengah siang panas. Aku hanya mengutuk diriku sendiri pada waktu itu. Aku merasa menjadi orang paling gila selama ini. Kenapa tidak? 

Aku menemukan seseorang yang begitu nyaman pada saat itu. Seseorang yang mampu memberikan energi yang berbeda dari biasanya. Seseorang yang mau mendengar semua ceritaku dan kupikir mampu menerimaku.

Tapi itu semua hanya ekpetasiku. Beberapa hari setelah aku ulang tahun aku menemukan sebuah akun. Aku tanpa sengaja membuka akun itu dan menemukan sebuah foto. Aku langsung marah pada saat itu. Aku merasa dibohongi saat itu. Aku tidak terima saat itu. Entah kenapa seakan-akan seperti mimpi buruk dan mempermasalahkan itu semua? Sampai aku harus meneteskan air mata ini? Aku tidak menyadari semuanya saat itu. Yang ada hanyalah kecewa, sedih dan entahlah.


Apalagi ditambah dengan klarifikasi bahwa itu hanya teman biasa dan katanya lebay apabila kita harus melebih-lebihkannya. Aku pun mengklarifikasi bahwa ternyata benar. Memang mulut sama hati itu letaknya beda jauh.


Saat ini aku baru sadar. Kenapa aku marah dan kecewa saat itu? Karena perasaanku sudah berbeda dengan dulu. Karena perasaanku sudah berubah. Aku takut kehilangan kamu. Tapi memang aku harus kehilangan. Aku menerima ini semua. Aku banyak belajar dari ini semua. Patah hati, ketulusan dan keiklasan. Dari sinilah aku mulai belajar yang tidak akan pernah aku dapatkan dimanapun. Kita menjadi mengenal orang mana yang benar-benar tulus bersama kita atau hanya ingin mampir bahkan mempermainkan kita. Dari patah hati inilah membuatku membuka mata dan memandang dengan cara yang berbeda. Kita tidak peerlu orang yang sempurna dalam hidup kita. Kita hanya perlu orang yang tulus menerima kita dalam hidup kita. Orang yang tulus memberikan dunianya kepada kita.

Memang, orang yang membuat kita jatuh dan sakit kadang tidak merasa bersalah bahkan tidak sadar sama sekali. Bahkan malah menganggap kita berlebihan (lebay). dari situlah aku belajar untuk saling mengerti. Jangan sampai aku melakukan apa yang pernah dia lakukan ke kita. Jangan sampai orang lain tersakiti dengan cara seperti yang ia lakukan. 

Sekarang aku mengerti. Cinta yang sempurna datang tanpa kita rencanakan. Jujur pada perasaan diri sendiri itu penting karena waktu terlalu berharga jika hanya untuk menanggapi ketakutan.

Sekarang aku akan berusaha membuka lembaran baru. Patah hati memang tidak dilarang. Tetapi bukan berarti aku menutup hati. Hanya saja aku lebih berhati-hati dan memandang cinta dengan cara yang lebih berharga dari apa yang telah aku dapatkan selama ini. Karena laki-laki sejati tahu caranya berterimakasih dan memenuhi tanggungjawab atas apa yang telah ia perbuat

Terimakasih telah memberikan pelajaran yang sangat berharga dari apapun itu. 
Have a great life

Esti
15/07/2016
22.25

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OKI 2012 part III

OKI Part III (@UGM) Campus Travelling Bus putih biru menyusuri jalan ditemani rintikan gerimis dan awan keabu-abuan berjalan seraya memberi sebuah peringatan.   Melewati jalan yang begitu sesak oleh calon pepmpin bangsa membuat suatu atmosphere tersendiri pagi itu. Kampus tua dn tertua di negeri kita ini tetalah kokoh dan gagah. Begitu yakin dan meyakinkan. Kampus impianku. Tibalah aku disitu. Menginjak tanah kampus ini untuk kesekian kalinya selalu membuatku darah mengalir begitu cepat. Detak jantung terasa begitu cepat. Tapi,langkahku tetap terpadu dengan warna kehidupan pagi ini.   Ku langkahkan kakiku di sebuah gedung megah yang selama ini tidak aku temui di UGM. #maklum sangat luas. Banyak wisudawan berfoto di depan gedung tersebut, yeahhh... keompokku gak mau kalah juga ini rupanya?? Calon wisudawan UGM. Amin J

Keberanian yang Hilang

Hal yang menegangkan dalam kehidupan remaja SMA berdamai dengan bus kota. Kamu waktu itu memaksaku untuk belajar menaiki bus kota sampai kampus tertua kota Jogja bersama Aci yang sudah terbiasa naik bus ke SMP. Aku hanya pasrah dan memanjatkan doa supaya tidak salah jalur dan tidak diculik oleh sopir bus kala itu. Pikiran-pikiran liar selalu menghantui tiap detiknya. Aku tidak mengerti caranya untuk memberhentikan bus kala itu. Aku hanya mengikuti dua temenku para ahli pengendara bus hingga sampai di pinggir jalan. Kami harus berjalan ribuan meter untuk sampai ke tempat yang selama ini hanya ada pada angan. Seorang nenek berada diruangan dengan pendingin yang begitu nyaring suaranya. Aku mengetuk pintu ruangan itu. Kala itu dengan wajah dan seragam abu-abu aku memberanikan diri untuk mengatakan tujuan kami ditempat ini. Aku hampir putus asa karena ditolak kala itu. Tetapi aku pindah ruangan lain. Aku menemukan seorang laki-laki tua yang sangat ramah dan peduli dengan apa yang aku ...

Precious Moment

source : pinterest Momen berharga?? Kita sebagai insan pasti memiliki momen berharga dalam setiap kehidupan yang telah dijalani. Entah itu saat bersama keluarga, sahabat, pasangan maupun orang-orang yang telah datang dalam kehidupan kita. Momen bisa menjadi berharga jika kita menyikapinya dengan bergharga pula. Selain itu, pada momen itu pasti kita mendapatkan suatu pelajaran maupun experience yang belum kita dapatkan maupun sudah lama sekali kita tidak mendapatkannya. source : pinterest Kadang kita tidak sadar ketika momen berharga itu datang. Kok bisa ya? karena ketika kita dihadapkan oleh suatu hal, sering kali mata kita hanya melihat dari satu sisi saja. Asal kita tahu, yang namanya momen berharga itu bisa kita dapatkan setiap hari. Tinggal bagaimana kita melihat sisi kehidupan yang ada dan datang pada setiap waktu yang kita jalani.   source : pinterest Memang diperlukan dalam hidup kita ini untuk melihat sesuatu dari banyak sisi. Buat apa? Yang jelas agar ...