Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspirasi

Selama Tiga Jam Bersama Mas-Mas yang Humble Tapi Lucu

“Walau kadang kita itu banyak gresula (mengeluh) tapi hati tak sampai untuk menyakiti seseorang yang selalu ada untuk kita. Bapak, Ibu kita.” “Ketika orang tua kita telah menfasilitasi segala hal pada diri ini” “Ketika kita ikut orang tua bekerja” “Ketika kita melihat teman kita yang kesulitan untuk melanjutkan pendidikannya” “Ketika kita melihat dijalan kuli bangunan” “Tapi yang kita lakukan?” “Mengeluh pada orang tua kita” “Padahal, jelas-jelas kita tahu bagaimana keadaan orang tua kita dulu,,, perjuangan beliau,,,” Rasanya menjadi butiran debu belaka ketika jiwa dan raga ini nggresula, mengeluh, tidak terima atas nikmat yang telah Tuhan berikan Semoga yang merasa saya ajak ndobos *bicara ngalor ngidul, curcol kemarin tidak membaca tulisan ini.   Sebelumnya saya akan mengomentari tentang cerita masa kecil mas-mas yang super duper kece *sakjane kemarin itu mbewek tapi kan isin. Aku emoh kalo dicritain ini lagi meloowwwww broo? :3 okay kembali ke topik....

Rumput Tetangga Kelihatan Lebih Hijau, Coba Bersyukur, "rumput kita jauh lebih hijau loo??"

Dear sahabat, ingatlah kalian pada wejangan sebuah pepatah rumput tetangga itu kelihatan lebih hijau? Seperti apakah arti dari sebuah pepatah itu? Pepatah itu diartikan bahwa sesuatu yang dimiliki orang lain itu selalu lebih indah dimata kita. Kok bisa ya? memang hal ini sudah menjadi kebiasaan kita untuk melihat sesuatu dari sisi enaknya saja pada diri orang lain. Padahal, jika kita juga melihat sisi lainnya lagi pasti juga mereka sama kita. Namanya juga manusia tak ada yang sempurna. Kita sering kali salah terka terhadap orang lain. Seperti ilustrasi dibawah ini “Enak ya sis, kamu sudah pinter ketrima di universitas negeri, murah lagi biaya kuliahnya?” “Enggak juga keles, elu bisa masuk ke sekolah kesehatan yang negeri juga, prospek kerja kedepan sudah terjamin, lha aku??” Mereka saling menerka untuk memandang sudut plusnya orang lain tanpa memperhatikan sudut lainnya. Tidak salah memang, melihat sudut plus tiap orang, tetapi jika sampai berlebihan melupakan nikmat Tuhan ...

Terimakasih Tuhan, telah mengajarkan dan Mengingatkan untuk Bersyukur kepada-MU

Alhamdulillahirobbil'alamin.... Kalimat yang sering saya lupakan ketika mendapatkan rejeki dari Tuhan. Saya lebih sering lupa untuk berterimakasih kepada-Nya ketika raga ini mendapatkan sepercik rejeki yang Engkau datangkan kepadaku. Yeah, hari ini merupakan hari yang sangat spesial bagi kehidupan saya. Hari dimana saya merasakan aneka rasa perasaan. Persahabatan, cinta, sayang, bakti, sedih, kecewa, marah, bingung, dan perasaan-perasaan lainnya.  Terimakasih Tuhan, telah memberikan Ayah dan Ibu yang bisa menerima saya apa adanya... Ibu, ayah, hanya kata maaf yang dapat saya ucapkan malam ini. Maafkan saya, yang telah terlalu banyak merepotkan ibu, ayah. Maafkan saya yang telah sering membuat kecewa ibu, ayah. Sekali lagi maafkan saya atas kebodohan saya yang telah dilakukan selama ini. maafkan saya yang belum bisa bahkan tidak bisa menjadi yang terbaik bagimu. Tetapi, saya akan terus berusaha untuk ibu, ayah.  Sekali lagi maafkan saya Terimakasih Tuhan, t...