Langsung ke konten utama

Etalase Rindu


Untuk kerinduan yang tanpa jeda, kupersembahkan kepada yang tercinta -Fanny Fajriyah-

Malam ini, aku merasa tak lagi berdaya dalam memori-memori indah saat bersamamu. Meskipun kamu tak pernah tau isi dalam hati ini. Meskipun kamu tak kan pernah mengerti arti semua ini. Aku takkan bisa berbohong pada perasaanku sendiri. Meskipun kamu takkan pernah tau, bahwa aku mengagumimu dan bahkan lebih dari itu.
Teruntukmu, yang selalu aku panggil sebagai kakak, aku ingin setiap mimpi-mimpiku menjadi tak semu saat bersamamu. Yang tak hanya bertemu dalam ruang rindu. Yang tak hanya berdua dalam ilusi belaka. Mampukah kita untuk selalu bersama meski tak sama? Mampukah kamu menemaniku saat ada dan tiada. Aku tak berharap apapun darimu. Aku cukup berharap kamu selalu berada disampingku dan menjadi kakak impianku.
Semua terjadi begitu murni. Andaikan aku dapat mengubah ritme-ritme hati, takkan pernah aku buat untuk mengagumimu. Tapi nyatanya ku tak mampu. Semuanya sudah mengalir.
Kamu bagaikan etalase. Etalase yang hanya bisa kupandang. Aku tak berani mengungkapkan ini semua. Hanyalah rentetan cerita yang dapat aku nyatakan. Aku terlalu takut kehilangan kamu 

22.24
2 Oktober 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sisi Lain Posbindu #curhatpart1

Hari minggu, bangun pagi itu kadang menjadi hal yang menyebalkan bagi beberapa orang. Apalagi bangun pagi, mandi dan menjalankan aktivitas seperti biasanya. Hal ini pasti juga dirasakan pada kader remaja di daerah rumahku (termasuk aku). Rasanya berat sekali, harus bangun pagi, nyiapin meja, tempat, koordinasi dan lain sebagainya. Hingga tak terasa menjadi sebuah kebiasaan setiap satu bulan sekali. Ini terjadi minggu kemarin. Rasanya muak sekali mau berangkat posbindu. Lagi-lagi beban moril sebagai penanggungjawab mau tidak mau tetap harus turun ke lapangan. Ternyata pagi kemarin berbeda dari biasanya. Ada banyak hal yang membuat kita berhenti sejenak. Berhenti untuk mengeluh. Berhenti untuk terlalu obsesi. Berhenti untuk selalu ambisius. Berhenti untuk terlalu kapitalis. Kenapa? Apa hubungannya? Kita lihat memang tidak ada hubungan sama sekali. Tetapi, ketika aku telusuri ada. Mulai dari persiapan. Dimana setiap dusun (oiya Posbindu ini untuk se Pedukuhan yang terdiri dari 3 dus...

Syukur Selalu (Surat untuk Diriku)

Syukur Selalu Surat untuk Diriku Tidak menyangka ya Is, kita telah melewati lika-liku hidup. Terimakasih ya telah mau diajak berjuang dan memulai hal yang baru di tahun 2020. Tidak terasa Januari, Februari telah kita lewati. Dan Maret akan segera berakhir. Terimakasih telah menjadi kuat. 2020 awal   masuk dunia administrasi birokrat yang selama ini aku hindari. Dunia yang ternyata menguras energi, air mata dan penuh challange. Aku ingat banget ketika berkata “Yes, I do” di ruang Aula tempat aku bekerja. Sejak saat itulah hidupku berubah total. Birokrat. Awal-awal terasa sangat berat ditambah rutinitas yang begitu membosankan. Tidak ada teman berbagi (mencurahkan keluh kesah) menjadi kendala bagi seorang ekstrovert sepertiku. Januari menjadi awal yang sangat berat. Rancangan anggaran yang terus revisi, administrasi yang begitu panjang proses dan tingakatannya, ditambah powerless anak baru yang seakan harus wajib aku jalani. Ingat banget harus menjalankan tugas rumahan ...

OKI 2012 part III

OKI Part III (@UGM) Campus Travelling Bus putih biru menyusuri jalan ditemani rintikan gerimis dan awan keabu-abuan berjalan seraya memberi sebuah peringatan.   Melewati jalan yang begitu sesak oleh calon pepmpin bangsa membuat suatu atmosphere tersendiri pagi itu. Kampus tua dn tertua di negeri kita ini tetalah kokoh dan gagah. Begitu yakin dan meyakinkan. Kampus impianku. Tibalah aku disitu. Menginjak tanah kampus ini untuk kesekian kalinya selalu membuatku darah mengalir begitu cepat. Detak jantung terasa begitu cepat. Tapi,langkahku tetap terpadu dengan warna kehidupan pagi ini.   Ku langkahkan kakiku di sebuah gedung megah yang selama ini tidak aku temui di UGM. #maklum sangat luas. Banyak wisudawan berfoto di depan gedung tersebut, yeahhh... keompokku gak mau kalah juga ini rupanya?? Calon wisudawan UGM. Amin J