Dia
Dia yang menghalangi hatiku
Dia yang menjadi obat penenang
dikala hati mulai tak karuan
Dia yang menjadi obat penenang
bagi seserorang
Dia yang hadir dikala hati
dirudung masa lalu
Dia membawa tawa
Dia merubah semu manjadi nyata
Dia yang apa adanya
Dia melukis kalbuku
Dia menulis kalbuku
Dia mewarnai hidupku
Dia pelukis hebat dalam hidupku
Spontan
Semua mengalir secara kebetulan
Ketika dunia tak lagi enak untuk
dipandang
Dia memberikan kacamata yang
menyenangkan
Dia merubah angan angan semu
menjadi padu
Dia yang telah hadir
Mengalir apa adanya
Tanpa dibuat-buat
Komentar
Posting Komentar