Langsung ke konten utama

Dia

Selamat malam :)

Diawal bulan Juni ini saya akan membagikan sebuah puisi sederhana. Puisi ini telah saya buat beberapa waktu yang lalu. Puisi yang menceritakan seseorang yang telah hadir dalam hidup saya. Seseorang yang tidak asing dalam kehidupan saya. Seseorang yang saya namakan "dia". Si dia ini ada dalam hidup saya sejak masih kecil dahulu. Teman masa kecil tapi tidak dekat. Saya dan dia mulai dekat beberapa tahun yang lalu. Mungkin, ada beberapa hal yang membuat saya dan dia menjadi dekat. Kedewasaan dan kegiatan. Karena dari proses inilah kami menjadi dekat. Karena kita memang tidak seumuran. Hingga kini, dia saya anggap sebagai kakak saya sendiri. Dia yang mengajarkan kesederhanaan, membawa tawa asli yang kadang sangat sulit aku dapatkan.

 Inilah puisi special to someone in my life :)

 Dia

Dia yang menghalangi hatiku
Dia yang menjadi obat penenang dikala hati mulai tak karuan
Dia yang menjadi obat penenang bagi seserorang
Dia yang hadir dikala hati dirudung masa lalu
Dia membawa tawa
Dia merubah semu manjadi nyata
Dia yang apa adanya
Dia melukis kalbuku
Dia menulis kalbuku
Dia mewarnai hidupku
Dia pelukis hebat dalam hidupku
Spontan
Semua mengalir secara kebetulan
Ketika dunia tak lagi enak untuk dipandang
Dia memberikan kacamata yang menyenangkan
Dia merubah angan angan semu menjadi padu
Dia yang telah hadir
Mengalir apa adanya
Tanpa dibuat-buat


Komentar