Langsung ke konten utama

Precious Moment

source : pinterest

Momen berharga?? Kita sebagai insan pasti memiliki momen berharga dalam setiap kehidupan yang telah dijalani. Entah itu saat bersama keluarga, sahabat, pasangan maupun orang-orang yang telah datang dalam kehidupan kita. Momen bisa menjadi berharga jika kita menyikapinya dengan bergharga pula. Selain itu, pada momen itu pasti kita mendapatkan suatu pelajaran maupun experience yang belum kita dapatkan maupun sudah lama sekali kita tidak mendapatkannya.
source : pinterest

Kadang kita tidak sadar ketika momen berharga itu datang. Kok bisa ya? karena ketika kita dihadapkan oleh suatu hal, sering kali mata kita hanya melihat dari satu sisi saja. Asal kita tahu, yang namanya momen berharga itu bisa kita dapatkan setiap hari. Tinggal bagaimana kita melihat sisi kehidupan yang ada dan datang pada setiap waktu yang kita jalani.
 
source : pinterest
Memang diperlukan dalam hidup kita ini untuk melihat sesuatu dari banyak sisi. Buat apa? Yang jelas agar tidak membuat kita selalu berfikir negatif, tidak “gumunan”,dan seimbang tentunya. Coba saja kita selalu bernegatif thinking sama orang. Yang ada hanya akan menyakiti diri sendiri , orang lain bahkan merusak hubungan. Padahal, belum tentu benar maupun belum tentu salah menilainya itu. Kadang kita terburu-buru menjudge orang. Sekali orang berbuat salah, judgenya sudah sampai negeri seberang. ABCnya pun keluar semua. Hello? Manusia juga punya salah kali ya. Kalau pengen manusia yang sempurna, mending ambil cermin dulu yang gede. Lihat diri kita. Cukup baik kah? Cukup sempurna kah? “orang baik akan selalu bersama orang baik dan sebaliknya”.
source : pinterest


Sebaliknya, orang yang terlalu berpostive thingking itu juga bagaimana gitu? Hehehe. Ingat kakak, jatuh itu sakit loo. Manusia sering kali mikir enaknya mulu kalo sama dirinya sendiri. Sesuatu yang dikerjakan berharapnya hasilnya bombastis. Kita sampai lupa daratan. Tapi, begitu hasilnya keluar *broke broke. Jatuh, sakitnya subhanalloh.

Memang mikir sepahit-pahitnya pahit itu juga diperlukan. Mengapa? Karena, Man proposes, God disposes. Tuhan selalu memegang kendali. Setidaknya buat berjaga-jaga. Walaupun kita berharapnya tetap yang terbaik. Tidak selamanya orang itu diatas dan tidak selamanya orang itu dibawah.


So, jika kita ingin memiliki sesuatu berharga yang tak ternilai harganya, buatlah momen-momen berharga saat dengan siapapun dan dimanapun. Berilah kesan yang baik dengan orang-orang yang telah kita datangi atau datang pada diri kita. Don’t judge  book by its cover. Itu juga penting. Baik dan buruk seseorang ataupun hal lainnya tidak bisa dinilai dari luarnya saja. Dan lakukanlah apa yang kamu cintai dan cintailah apa yang kamu lakukan. Pasti momen berharga akan menghampiri. Terakhir, jangan takut pada kesalahan. He who makes no mistakes makes nothing. Orang yang tidak berbuat salah maka orang itu tidak akan mendapatkan apa-apa.
Momen berharga hadir saat kita menyadari bahwa itu momen berharga
Momen berharga ada saat kita menyakininya
Momen berharga yang paling berharga saat kita bisa sangat dekat dengan yang Kuasa
source : pinterest






Komentar

Postingan populer dari blog ini

OKI 2012 part III

OKI Part III (@UGM) Campus Travelling Bus putih biru menyusuri jalan ditemani rintikan gerimis dan awan keabu-abuan berjalan seraya memberi sebuah peringatan.   Melewati jalan yang begitu sesak oleh calon pepmpin bangsa membuat suatu atmosphere tersendiri pagi itu. Kampus tua dn tertua di negeri kita ini tetalah kokoh dan gagah. Begitu yakin dan meyakinkan. Kampus impianku. Tibalah aku disitu. Menginjak tanah kampus ini untuk kesekian kalinya selalu membuatku darah mengalir begitu cepat. Detak jantung terasa begitu cepat. Tapi,langkahku tetap terpadu dengan warna kehidupan pagi ini.   Ku langkahkan kakiku di sebuah gedung megah yang selama ini tidak aku temui di UGM. #maklum sangat luas. Banyak wisudawan berfoto di depan gedung tersebut, yeahhh... keompokku gak mau kalah juga ini rupanya?? Calon wisudawan UGM. Amin J

Keberanian yang Hilang

Hal yang menegangkan dalam kehidupan remaja SMA berdamai dengan bus kota. Kamu waktu itu memaksaku untuk belajar menaiki bus kota sampai kampus tertua kota Jogja bersama Aci yang sudah terbiasa naik bus ke SMP. Aku hanya pasrah dan memanjatkan doa supaya tidak salah jalur dan tidak diculik oleh sopir bus kala itu. Pikiran-pikiran liar selalu menghantui tiap detiknya. Aku tidak mengerti caranya untuk memberhentikan bus kala itu. Aku hanya mengikuti dua temenku para ahli pengendara bus hingga sampai di pinggir jalan. Kami harus berjalan ribuan meter untuk sampai ke tempat yang selama ini hanya ada pada angan. Seorang nenek berada diruangan dengan pendingin yang begitu nyaring suaranya. Aku mengetuk pintu ruangan itu. Kala itu dengan wajah dan seragam abu-abu aku memberanikan diri untuk mengatakan tujuan kami ditempat ini. Aku hampir putus asa karena ditolak kala itu. Tetapi aku pindah ruangan lain. Aku menemukan seorang laki-laki tua yang sangat ramah dan peduli dengan apa yang aku ...

Syukur Selalu (Surat untuk Diriku)

Syukur Selalu Surat untuk Diriku Tidak menyangka ya Is, kita telah melewati lika-liku hidup. Terimakasih ya telah mau diajak berjuang dan memulai hal yang baru di tahun 2020. Tidak terasa Januari, Februari telah kita lewati. Dan Maret akan segera berakhir. Terimakasih telah menjadi kuat. 2020 awal   masuk dunia administrasi birokrat yang selama ini aku hindari. Dunia yang ternyata menguras energi, air mata dan penuh challange. Aku ingat banget ketika berkata “Yes, I do” di ruang Aula tempat aku bekerja. Sejak saat itulah hidupku berubah total. Birokrat. Awal-awal terasa sangat berat ditambah rutinitas yang begitu membosankan. Tidak ada teman berbagi (mencurahkan keluh kesah) menjadi kendala bagi seorang ekstrovert sepertiku. Januari menjadi awal yang sangat berat. Rancangan anggaran yang terus revisi, administrasi yang begitu panjang proses dan tingakatannya, ditambah powerless anak baru yang seakan harus wajib aku jalani. Ingat banget harus menjalankan tugas rumahan ...